Apakah Pohon Natal Berhala ?

Abstrak

Pohon Natal merupakan salah satu simbol Kristen yang paling populer sekaligus paling diperdebatkan dalam sejarah gereja dan budaya global. Di satu sisi, ia dirayakan sebagai ikon Natal universal; di sisi lain, ia kerap dituduh sebagai warisan paganisme yang tidak alkitabiah.

Buku ini menyajikan kajian komprehensif dan interdisipliner mengenai sejarah, teologi, dan transformasi makna pohon Natal, mulai dari tradisi pra-Kristen Eropa kuno, penafsiran alkitabiah simbol pohon, proses inkulturasi gereja perdana dan abad pertengahan, hingga globalisasi, komodifikasi, dan digitalisasi simbol Natal di era modern dan kecerdasan buatan.

Dengan pendekatan sejarah gereja, teologi simbol, antropologi religius, teologi pembebasan, dan teologi digital, buku ini menunjukkan bahwa pohon Natal bukanlah berhala, melainkan simbol iman yang terus ditafsirkan ulang dalam konteks budaya dan peradaban yang berubah.

Analisis kritis terhadap kapitalisme religius, budaya visual, media sosial, serta fenomena artificial spirituality menegaskan bahwa tantangan utama gereja bukan pada simbol itu sendiri, melainkan pada absennya katekese dan penafsiran teologis yang memadai.

Buku ini berargumen bahwa pohon Natal, ketika dipahami secara kristologis dan inkarnasional, memiliki potensi sebagai media pewartaan Injil, katekese simbolik, dan jembatan dialog iman di masyarakat plural dan digital. Dengan demikian, pohon Natal tampil sebagai simbol iman yang hidup – bukan peninggalan masa lalu, melainkan sarana refleksi teologis yang relevan bagi gereja dan masyarakat kontemporer.

Kata kunci: Pohon Natal, simbol iman, inkulturasi, teologi simbol, teologi digital, budaya Natal, artificial spirituality.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!