Kategori: BUKU
Bagaimana “ada-di-dunia-digital” ini ? : Refleksi Fenomenologi Hermeneutik Heidegger Â
Oleh : Dharma Leksana, S.Th., M.Si. Teologi.digital – Jakarta, Era digital telah mengubah lanskap kehidupan manusia secara fundamental. Teknologi informasi dan komunikasi merasuk ke hampir setiap aspek keseharian, membentuk cara kita bekerja, bersosialisasi, belajar, bahkan cara kita memahami diri sendiri dan dunia. Kehadiran konstan layar, aliran informasi tak henti, dan interaksi termediasi seringkali membuat kita…
Psikoanalisis Sigmund Freud dalam Masyarakat Digital
Bagaimana era digital membentuk kepribadian kita? Bagaimana dorongan-dorongan tersembunyi kita bermanifestasi di ruang siber? Dan bagaimana kita dapat memahami dinamika masyarakat yang semakin hidup online?
Fenomenologi Edmund Husserl di Era Digital: Menjelajahi Kesadaran dan Pengalaman Manusia dalam Peradaban Teknologi
Dengan menggunakan fenomenologi, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih kaya dan lebih kritis tentang bagaimana teknologi digital membentuk apa artinya menjadi manusia saat ini. (Mas Dharma EL)
Teologi Pastoral di Era Digital: Kontekstualisasi Pelayanan Gereja dalam Perspektif Teologi Digital di Indonesia
Oleh : Dharma Leksana, S.Th., M.Si. Teologi.digital – Jakarta, Teologi Pastoral secara tradisional dipahami sebagai cabang ilmu teologi yang berfokus pada penerapan ajaran agama dalam pelayanan gereja, khususnya dalam tugas penggembalaan (Argomentasi & Kakkeren-Asmoredjo, 2021). Ia merupakan refleksi ilmiah atas kehidupan praktis gereja, bertujuan memberikan ekspresi nyata bagi teologi melalui pengamatan dan penerapan kesimpulan teologis…
Pendidikan yang Membebaskan di Era Digital: Perspektif Kritis Paulo Freire bagi Teologi Digital
Teologi digital, dengan demikian, bergulat dengan pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang bagaimana menjadi “gereja” atau “umat beriman” di tengah-tengah revolusi digital, sambil tetap setia pada inti ajaran dan nilai-nilai teologis.
Teologi Digital dalam Perspektif Etika Dietrich Bonhoeffer
Oleh : Dharma Leksana, S.Th., M.Si. Teologi.digital – Jakarta, Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah melahirkan sebuah ranah baru bagi interaksi manusia: ruang digital. Fenomena ini memunculkan bidang studi Teologi Digital, yang merefleksikan bagaimana iman, praktik keagamaan, dan pemikiran teologis berinteraksi, dibentuk, dan ditantang oleh budaya serta teknologi digital (Campbell & Tsuria, 2022). Salah satu…
Teknologi Digital dan Masa Depan Manusia: Antara Utopia dan Distopia
kita akan mencoba merenungkan narasi ini dalam dialog tak terduga dengan inti teologi Kristen, yakni kisah penciptaan manusia oleh Yahweh dan puncak penebusan melalui pengorbanan Yesus Kristus, Sang Pencipta yang rela menderita demi ciptaan-Nya.
Cybertheology: Ikut Arus Renaissance Humanisme atau Fundamentalisme Digital?
Oleh : Dharma Leksana, S.Th., M.Si. Teologi.digital – Jakarta – Cybertheology, sebuah bidang kajian yang mencoba menjembatani teologi dengan dunia digital, belakangan ini menuai perdebatan. Sebagian pihak menilai bahwa Cybertheology hanyalah bentuk teologi yang mengikuti arus besar peradaban Renaissance-Humanisme non-teistik, melayani iman dan spiritualitas artifisial dan maya dengan euforia hedonistik-kapitalistik. Benarkah demikian? Memahami Renaissance-Humanisme Non-Teistik…
Alvin Toffler dan Teologi Digital: Memahami Iman di Era Gelombang Ketiga
” Bagi para teolog dan pemimpin agama, memahami pemikiran Toffler adalah langkah penting dalam mengembangkan teologi digital yang relevan, transformatif, dan otentik di tengah lanskap digital yang terus berubah.” (Mas Dharma EL.)


